Dari sisi operasional di lapangan, Telkom Akses mengerahkan 20.936 personel teknis yang terdiri dari teknisi I-OAN (Integrated Operation Access Network) sebanyak 9.927 personel, teknisi Provisioning sebanyak 8.797 personel, teknisi External Business sebanyak 1.514 personel, serta teknisi wilayah khusus sebanyak 698 personel.
Sebagai pusat pengendalian operasional, Telkom Akses juga mengoperasikan satu Posko Nasional yang berlokasi di Graha Telkom Akses, Jakarta Barat. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi untuk memonitor kesiapan jaringan secara real time, memantau penanganan gangguan, serta mengawal operasional layanan di seluruh wilayah Indonesia selama periode RAFI.
Direktur Operation Telkom Akses Ambari, menegaskan bahwa kesiapan siaga RAFI tidak hanya ditentukan oleh jumlah personel, tetapi juga oleh kedisiplinan operasional dan respons yang cepat dalam menjaga kualitas layanan. “Seluruh tim harus menjalankan disiplin operasi secara konsisten, mulai dari kehadiran tepat waktu, kesiapan material dan perangkat kerja, hingga pengawalan order serta kualitas layanan sesuai SLA,” ujar Ambari pada kegiatan Kick off Posko TelkomGroup Siaga RAFI 2026, beberapa waktu lalu.
