Verdonk menilai pengalaman bermain reguler di klub menjadi faktor penting dalam perkembangan pemain muda seperti Dony. Menurutnya, jam terbang yang tinggi akan membantu pemain dalam meningkatkan kualitas permainan dan kesiapan mental.
Lebih lanjut, Verdonk menegaskan bahwa peluang untuk berkarier di Eropa terbuka bagi pemain Indonesia yang mampu menunjukkan performa konsisten. Ia menyebut bahwa kompetisi Eropa membutuhkan pemain dengan kualitas teknik, fisik, serta mental yang kuat.
Dengan potensi yang dimiliki, Verdonk optimistis Dony dapat memenuhi kriteria tersebut jika terus bekerja keras dan menjaga konsistensi permainan.
FIFA Series 2026 sendiri menjadi ajang penting bagi para pemain muda Indonesia untuk menunjukkan kemampuan mereka di level internasional. Turnamen ini memberikan pengalaman berharga, terutama dalam menghadapi tim-tim dengan gaya bermain berbeda.
Meski Timnas Indonesia harus puas sebagai runner-up setelah kalah dari Bulgaria di final, sejumlah pemain muda, termasuk Dony Tri Pamungkas, dinilai berhasil mencuri perhatian.
