“Sudah kami lakukan teguran lisan, sekaligus yang bersangkutan membuat statement permintaan maaf karena mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan,” kata Reiki.
Menurutnya, dalam kasus ini pihak kepolisian lebih mengedepankan pendekatan preventif dengan memberikan pembinaan kepada para pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya.
“Kita lebih mengedepankan upaya preventif dan memberikan pengarahan yang bersifat edukatif,” tambahnya.
Aksi berbahaya tersebut sebelumnya terekam dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial. Video yang diunggah akun Instagram @jakarta_siders memperlihatkan sejumlah mobil melaju secara beriringan di ruas Tol Becakayu pada Rabu (4/3/2026) malam.
Dalam rekaman tersebut terlihat lima kendaraan bergerak bersama sambil berpindah-pindah lajur secara zig-zag. Manuver kendaraan yang dilakukan secara berbarengan itu membuat jalur tol seolah tertutup oleh rombongan mobil tersebut.
Walau kondisi lalu lintas saat itu terlihat relatif lengang, aksi tersebut tetap dianggap berbahaya karena berpotensi memicu kecelakaan.
