Berdasarkan data sementara, sebanyak 1.070 kepala keluarga (KK) atau 4.280 jiwa terdampak dan sebanyak 583 warga mengungsi di sejumlah titik meliputi Masjid Babu Rohim dan Mushola di Dukuh Solondoko, Masjid Rodhotul Janah dan Mushola di Dukuh Solowere, Balai Desa Telogorejo, Koperasi Merah Putih Desa Bumiharjo, serta Kantor Kecamatan Guntur.
“Di antara para pengungsi, terdapat beberapa warga yang membutuhkan penanganan kesehatan”.
Selain berdampak pada pengungsian warga, banjir juga berdampak pada 1.230 unit rumah, dengan empat unit rumah mengalami rusak berat.
Fasilitas pendidikan sebanyak 10 unit dan fasilitas ibadah sebanyak 15 unit turut terdampak. Sekitar 194 hektare lahan sawah ikut terendam.
BPBD Kabupaten Demak bersama unsur terkait telah melakukan berbagai upaya penanganan darurat, antara lain, kaji cepat di lokasi terdampak, evakuasi warga, koordinasi lintas sektor, penyiapan lokasi pengungsian, serta pemberian layanan kesehatan bagi para pengungsi.
Selain itu, dilakukan pula distribusi karung untuk penguatan tanggul sementara, pencarian terhadap warga yang dilaporkan hilang, serta pendirian posko lapangan di Koperasi Merah Putih Desa Bumiharjo. Pemerintah daerah juga tengah memproses penetapan status tanggap darurat.
