Di sela aktivitasnya, Ibu Ani juga mengemban peran sebagai Ketua PPDI (Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia) Kalimantan Timur, di mana ia aktif berkegiatan untuk menguatkan sesama difabel agar percaya diri, berani mencoba, dan tidak menyerah pada stigma melalui kegiatan-kegiatan sosial dan ekonomi.
Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary mengungkapkan bahwa “PNM percaya setiap perjuangan, sekecil apa pun, memiliki arti besar. Kisah seperti Ibu Ani menjadi pengingat bagi kami bahwa pemberdayaan bukan sekadar program, tetapi tentang menghadirkan harapan dan membuka jalan bagi mereka yang ingin bangkit dari berbagai kalangan dan latar belakang. PNM berkomitmen untuk terus memberikan akses dan pendampingan agar setiap nasabah, termasuk penyandang disabilitas, dapat berkembang dan mandiri secara ekonomi.”
Dukungan PNM tidak hanya berfokus pada aspek finansial, tetapi juga pada penguatan mental, keterampilan, serta jejaring sosial yang mendorong keberlanjutan usaha para nasabah melalui kegiatan peningkatan kapasitas usaha (PKU) didalam setiap pertemuan kelompok mingguan (PKM).
