Memasuki set kedua, Popsivo Polwan mencoba bangkit dan sempat memimpin di awal laga. Namun, konsistensi Arnetta Putri dalam mengatur serangan membuat Phonska mampu menyamakan kedudukan 5-5 dan berbalik unggul 11-7.
Berbeda dengan set pertama, dominasi Phonska Plus di set ini tidak terbendung. Medi Yoku tampil impresif di garis depan, membuat timnya melesat jauh 17-8. Meski Darko Dobriskov mencoba melakukan rotasi dengan memasukkan Gendis, tangguhnya pertahanan Shella Bernadheta dan serangan mematikan Bytsenko membuat Popsivo tak berdaya. Set kedua ditutup dengan keunggulan telak bagi tim asal Gresik tersebut, 25-12.
Popsivo Polwan mencoba memperbaiki receive dan blok di awal set ketiga. Sempat tertinggal 3-6, mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 10-10. Pertandingan kembali berjalan dramatis saat kedua tim berbagi angka 15-15 hingga 19-19.
Namun, ketenangan mental menjadi kunci bagi Phonska Plus. Di poin-poin krusial, mereka kembali mendominasi dan memimpin 23-21. Kesalahan koordinasi di kubu Popsivo berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak Phonska. Pertandingan pun berakhir setelah pukulan terakhir dari kubu Medi Yoku dkk memastikan kemenangan 25-23 sekaligus mengunci kemenangan tiga set langsung.
