Menurutnya, kondisi stok saat ini bahkan telah melampaui kapasitas gudang yang tersedia, sehingga pemerintah harus menambah ruang penyimpanan melalui skema sewa. “Sekarang gudang kita sudah penuh, kapasitas gudang hanya 3 juta ton, sekarang sudah sewa 2 juta ton gudang. Nah, ini kita akan sewa lagi ke depan. Kemungkinan ke depan itu 10 hari, 20 hari stok sudah 5 juta ton,” ucap Mentan.
Mentan Amran menekankan bahwa capaian ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Indonesia. “Pernah nggak dengar Republik Indonesia punya beras stok 5 juta ton? Jadi nggak usah khawatir, pangan aman,” tegasnya.
Di tingkat daerah, peningkatan stok juga terlihat signifikan, khususnya di Sulawesi Selatan yang kini mencapai sekitar 761 ribu ton atau lebih dari dua kali lipat dibandingkan sebelumnya. “Di Sulawesi Selatan saja, dulu itu 300 ribu ton. Ini hari ini 700 ribu ton. Dua kali lipat. Stok seluruh Indonesia 4,5 juta ton. 20 hari lagi 5 juta ton. Dan tidak menutup kemungkinan dua bulan ke depan 6 juta ton,” jelasnya.

