Dalam pemaparannya, Yudi menekankan bahwa di tengah pesatnya adopsi teknologi digital, aspek human touch harus tetap menjadi ruh dalam setiap interaksi dengan pelanggan. “Efisiensi berbasis AI menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas layanan, namun kita tidak bisa menghilangkan human touch saat berhubungan dengan pelanggan, karena pada akhirnya, komunikasi yang kuat adalah komunikasi yang memberikan empati dan ketulusan lah yang akan memenangkan hati pelanggan. Bagi Pegadaian, sentuhan kemanusiaan inilah yang menjadi pembeda utama dalam membangun loyalitas yang berkelanjutan di era transformasi,” ungkap Yudi.

Melalui integrasi antara layanan fisik yang kuat dan aplikasi digital yang mumpuni, Pegadaian optimis dapat terus meningkatkan literasi serta inklusi keuangan masyarakat di seluruh penjuru negeri.
