Sempat terkejar hingga angka 24-22, pelatih Darko Dobriskov mengambil time out taktis. Hasilnya, spike keras Malwina Smarzek memastikan set kedua milik Popsivo dengan 25-22, skor pun imbang 1-1.
Electric PLN Mobile kembali menemukan ritme permainan di set ketiga. Anak asuh Chamman Dokmai unggul cepat 9-5. Popsivo sempat memberikan perlawanan melalui Amalia Fajrina dan merapat hingga 15-16 akibat beberapa kesalahan serangan dari pemain PLN.
Namun, ketenangan Neriman Ozsoy di poin-poin akhir membuat Electric PLN kembali menjauh. Mereka mengamankan set ketiga dengan kedudukan 25-20.
Berada di ujung tanduk, Popsivo Polwan mengamuk di set keempat. Yonkaira Pena membawa timnya unggul cepat 7-3. Malwina Smarzek tampil luar biasa dengan mencetak enam angka beruntun, membawa Popsivo memimpin jauh 13-6 hingga 15-8.
Kesulitan keluar dari tekanan, Electric PLN Mobile tertinggal jauh 11-21. Tanpa kesulitan berarti, Popsivo Polwan memaksa terjadinya set penentuan setelah menutup set keempat dengan skor telak 25-16.
Drama mencapai puncaknya di set kelima. Kedua tim sempat berbagi angka 7-7 sebelum interval set. Namun, setelah perpindahan tempat, Popsivo Polwan tampil lebih fokus.
