Tren positif ini menjadi bukti kebangkitan Al Nassr setelah sempat mengalami inkonsistensi di awal tahun 2026. Sejak kemenangan atas Al Shabab FC pada 17 Januari, performa tim meningkat signifikan dengan keseimbangan permainan yang semakin solid, baik di lini serang maupun pertahanan.
Rentetan hasil impresif tersebut berdampak langsung pada peta persaingan gelar. Al Nassr kini memimpin klasemen dengan koleksi 76 poin dari 29 pertandingan, unggul delapan poin atas rival terdekat, Al Hilal SFC, yang masih memiliki satu laga tunda.
Kontribusi Ronaldo tetap vital meski sempat absen dalam empat pertandingan—dua karena boikot liga dan dua lainnya akibat cedera hamstring. Dalam 10 laga yang ia jalani selama periode tersebut, ia mencatatkan sembilan gol dan satu assist.
Dengan hanya lima pertandingan tersisa, peluang Al Nassr untuk mengunci gelar juara kian terbuka lebar. Konsistensi performa dan kepercayaan diri tim menjadi modal utama untuk menuntaskan musim dengan trofi juara.(bam)
