Ia juga mengimbau seluruh kader Golkar di Maluku, khususnya di Malra, untuk tetap menahan diri dan tidak terprovokasi oleh situasi yang berkembang. Umar menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
“Solidaritas harus ditunjukkan dalam bentuk sikap dewasa, bukan tindakan yang justru memperkeruh keadaan,” katanya.
Selain itu, Golkar mendesak aparat keamanan segera menangkap pelaku serta mengungkap motif di balik penikaman tersebut secara transparan dan profesional. Partai berlambang pohon beringin itu juga mendorong seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan pemuda, untuk turut menjaga kondusivitas serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Umar turut menginstruksikan seluruh struktur Golkar di Maluku untuk tetap solid, memperkuat komunikasi internal, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.
Sebelumnya, Agrapinus Rumatora dilaporkan datang ke Maluku Tenggara dalam rangka persiapan musyawarah daerah (musda). Namun, ia diduga menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal di kawasan Bandara Langgur. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit setempat, tetapi nyawanya tidak tertolong.(Vinolla)
