Namun, klaim tersebut langsung menuai bantahan dari berbagai pihak. Hingga kini, tidak ada dasar ilmiah maupun medis yang mendukung konsumsi oli mesin untuk kesehatan manusia. Para ahli justru menegaskan bahwa pelumas mesin mengandung zat berbahaya seperti hidrokarbon, aditif kimia, dan logam berat yang bersifat toksik.
Mengonsumsi zat tersebut berisiko tinggi menyebabkan kerusakan organ serius, mulai dari gangguan hati dan ginjal, hingga berpotensi mengancam nyawa.
Aksi ini pun menuai kecaman luas dari warganet yang menilai tindakan tersebut berbahaya dan berpotensi ditiru, terutama oleh pengguna media sosial lainnya. Banyak yang menduga video tersebut dibuat demi konten viral tanpa mempertimbangkan dampak kesehatan.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait identitas para pria dalam video maupun kondisi kesehatan mereka setelah kejadian tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat untuk tidak mudah percaya pada klaim kesehatan yang tidak memiliki dasar ilmiah, serta tidak melakukan aksi berisiko tinggi hanya demi popularitas di media sosial.(Vinolla)
