Salah satu perkara yang menjadi sorotan adalah kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) hasil kejahatan narkotika yang menyeret mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro.
Penanganan perkara itu dipandang sebagai bukti bahwa proses hukum tetap berjalan meski melibatkan anggota Polri sendiri.
Selain itu, pengembangan perkara narkoba di Kalimantan Timur juga menyeret nama mantan Kasat Resnarkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Jonathan Sasiang yang diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan bandar narkoba Ishak dan kawan-kawan.
Tidak berhenti di situ, dugaan keterlibatan Kasat Resnarkoba Polres Kutai Kartanegara AKP Yohanes Bonar Adiguna juga mendapat perhatian serius dari Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.
Terbaru, oknum anggota Brimob Samarinda, Bripka Dedi Wiratama, turut diperiksa terkait dugaan keterlibatan dengan kampung narkoba sindikat Gang Langgar bersama tersangka bandar besar Fernandes alias Nando yang telah diamankan aparat.
“Kasus-kasus ini memperlihatkan bahwa jaringan narkotika tidak hanya melibatkan pelaku lapangan, tetapi juga diduga menyentuh pihak-pihak yang memiliki akses maupun kewenangan tertentu,” tegasnya.
