Dia menyebutkan, kerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang telah lama bergerak di industri timah dapat menjadi langkah penting membangun ekosistem penelitian mineral nasional.
Pusat riset ini menjadi bagian dari agenda lebih luas Arsari Tambang dalam memperkuat hilirisasi mineral. Sebelumnya, Arsari Tambang telah membangun pabrik solder di Batam, yaitu PT Solder Tin Andalan Indonesia, sebagai upaya memperluas rantai nilai industri timah dan mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah.
Bagi Arsari Tambang, masa depan pertambangan tidak lagi sekadar bertumpu pada ekstraksi sumber daya, tetapi juga kemampuan menciptakan nilai tambah melalui industrialisasi, inovasi teknologi, dan keberlanjutan industri mineral nasional. (Joesvicar Iqbal)
