Pada partai final, Sabtu (30/5), Rafa akan menantang unggulan kedua asal Amerika Serikat, Brandon Duan (16), yang mengatasi Joachim Mika Gunawan, 7-5, 6-3. Kendati belum pernah bertemu di turnamen ITF, kedua petenis kelahiran 2009 sekali bertemu di turnamen ATF (Asian Tennis Federation), untuk jenjang umur 16 tahun ke bawah. Pada gelaran ATF 16U Jakarta, dua tahun lalu, Rafa mesti mengakui keunggulan wakil Negeri Paman Sam tersebut lewat straight set, 4-6, 4-6.
“Kekalahan di ATF sudah cukup lama dan saya sudah siap buat revans. Lawan kidal sepertinya, saya akan coba cross rally ke arah backhand. Juga bakal coba main serve and volly biar cepet,” ujar Rafa, penggemar Jannik Sinner.
Akan tetapi, capaian ini tak akan mudah. Brian sendiri mengincar gelar ITF kedua di Indonesia. Langganan tur ITF di Bumi Nusantara ini meraih gelar perdananya pada akhir tahun lalu di turnamen selevel, ITF J30 Surabaya. Kala itu, ia pun mengalahkan perwakilan tuan rumah, Alfaradu Sumirat, 6-3, 6-7(5), 6-2.
Tunggal Putri Menyuguhkan Final Ideal
Tunggal putri turnamen besutan DETEC (Deddy Prasetyo Tennis Club) menyuguhkan final ideal. Unggulan pertama asal Indonesia, Gwen Emily Kurniawan (15) akan meladeni unggulan kedua asal Tiongkok, Xinran Yan (13). Keduanya mengincar trofi perdana tur junior ITF.
