Pelatih Garudayaksa, Widodo Cahyono Putro, mengakui timnya sempat kehilangan fokus setelah mencetak gol cepat. Hal itu dimanfaatkan lawan untuk menyamakan kedudukan. Namun, perubahan taktik dan peningkatan intensitas pressing di babak kedua berhasil mengembalikan kendali permainan.
“Saya selalu berusaha maksimal di mana pun saya bekerja. Untuk teman-teman pelatih lokal, tetap semangat dan terus memperdalam ilmu,” ujar Widodo.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil proses panjang, bukan sesuatu yang instan. Menurutnya, membangun karier dari level bawah menjadi kunci untuk mencapai hasil maksimal di level tertinggi.
“Capaian hari ini adalah hasil kerja keras semua pihak, mulai dari manajemen, pemain, hingga tim pelatih,” tambahnya.
Menariknya, Widodo tergolong baru menangani Garudayaksa FC setelah bergabung pada Maret 2026. Ia juga menjadi pelatih keempat yang memimpin tim musim ini, setelah sebelumnya posisi tersebut diisi Khamid Mulyono, Erwan Hendarwanto, dan Muhammad Ridwan.
