“Bahwa saya akan bekerja dengan jujur, tertib, cermat dan bersemangat untuk kepentingan negara,” demikian kutipan sumpah jabatan diucapkan dalam prosesi pelantikan.
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan kelembagaan BNPB guna meningkatkan efektivitas tata kelola organisasi, pelayanan publik, serta koordinasi penanggulangan bencana secara nasional.
Kabiro SDMU memiliki peran strategis dalam pengelolaan sumber daya manusia, layanan administrasi umum, rumah tangga, serta dukungan organisasi di lingkungan BNPB.
“Penguatan pada biro ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas tata kelola internal dan pelayanan kelembagaan,” ujar Suharyanto.
Sementara, Kepala Biro Keuangan bertanggung jawab dalam pengelolaan anggaran, pelaksanaan administrasi keuangan, serta pengawasan tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan. Jabatan ini menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung efektivitas program dan kegiatan penanggulangan bencana.
Di sisi lain, Direktur Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan Hidup memiliki tugas strategis dalam mendukung pemulihan pascabencana, khususnya pada aspek sosial kemasyarakatan, ekonomi, serta pemulihan lingkungan hidup di wilayah terdampak bencana.

