“Jakarta juga harus bergerak ke sana, menjadi kota global yang tidak tercerabut dari sejarah dan memorinya sendiri,” katanya.
Karena itu, menjelang lima abad kota Jakarta, tanggung jawab para perangkat daerah semakin besar yang tidak hanya membangun infrastruktur kota tetapi juga harus menjaga jejak sejarah, gagasan, dan memori Jakarta.
“Hakikatnya arsip bukan sekadar tentang masa lalu. Arsip adalah empowering the future. Arsip memberi dasar pengambilan keputusan yang lebih baik, menjadi sumber pembelajaran generasi berikutnya, dan memastikan pembangunan memiliki kesinambungan arah,” tandasnya.(sofian)
