Menkeu menekankan bahwa pertumbuhan ini merupakan hasil desain kebijakan yang terintegrasi, baik melalui dorongan fiskal maupun penguatan sektor swasta. Pemerintah juga terus menjaga keseimbangan dengan memastikan inflasi tetap terkendali di level 2,4 persen.
Ke depan, pemerintah akan terus memperkuat mesin pertumbuhan, baik dari sisi konsumsi domestik maupun sektor produksi. Berbagai stimulus tengah disiapkan, termasuk dukungan terhadap industri manufaktur dan program insentif kendaraan listrik untuk mendorong aktivitas ekonomi pada paruh kedua tahun ini.
“Pertumbuhan 5,61 persen bukan tiba-tiba saja terjadi, tetapi by design. Ke depan kita bisa teruskan itu sehingga kita bisa tumbuh lebih cepat,” tegas Menkeu.
Dengan fondasi yang kuat, pemerintah optimistis ekonomi Indonesia akan tetap tumbuh positif dan semakin resilien meskipun dihadapkan pada ketidakpastian global. (ahmad)
