“Karena syok, ketakutan, dan kepanikan, banyak siswa keluar menyelamatkan diri pada malam hari,” ujar Mwinyi, dilansir Aljazeera.
Kenya sendiri memiliki sejarah panjang terkait insiden kebakaran di sekolah. Data pemerintah mencatat lebih dari 60 kasus pembakaran terjadi di sekolah menengah negeri sepanjang 2018.
Sejumlah penelitian mengungkap banyak kebakaran dipicu aksi protes siswa terhadap disiplin keras dan buruknya kondisi sekolah.
Pada 2024 lalu, kebakaran di sebuah sekolah dasar berasrama di Nyeri County, wilayah yang tidak jauh dari lokasi kejadian terbaru, menewaskan 21 siswa. Namun hingga kini penyebab kebakaran tersebut belum dapat dipastikan secara resmi.
Sementara pada 2017, kebakaran di sebuah sekolah di Nairobi menewaskan 10 siswa dan seorang pelajar sempat didakwa atas kasus pembunuhan terkait insiden itu. (far)
