“Saya kira anggaran tidak bakal sampai 100 miliar, untuk merealisasikan penambahan sekolah swasta gratis di Jakarta,” katanya.
Dikatakanya, rencana penambahan sekolah swasta gratis untuk masyarakat merupakan inspirasi dari perhatian Gubernur DKI Jakarta terhadap dunia pendidikan. Ia berharap keprihatinan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan konkret dan dukungan anggaran.
“Ya mudah-mudahan keprihatinan itu ditindaklanjuti dengan hitungan dan anggarannya,” bebernya.
Selain itu, Subki menyoroti persoalan pendataan penerima bantuan pendidikan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP). Ia meminta agar pendataan diperbaiki supaya bantuan pendidikan dapat tepat sasaran dan tidak terjadi penerimaan ganda.
“Pendataan yang tidak tepat di KJP dan lain sebagainya memang kelihatannya harus dipenuhi dan diperbaiki agar tidak terjadi pemberian yang berulang-ulang,” tandasnya.(Sofian)
