Pelatih SDN Sukaresmi 06, Septian, mengaku bersyukur anak asuhnya bisa tampil lepas meski pernah kalah pada pertemuan sebelumnya. Menurut Septian, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras para pemain yang berhasil belajar dari kesalahan.
“Kami sudah mengevaluasi apa yang menjadi catatan pada pertemuan sebelumnya. Hari ini alhamdulillah kami bisa menebus kekalahan yang kemarin. Kami berhasil menuntaskannya hari ini. Ini semua berkat kerja keras para pemain yang terus berlatih memperbaiki kesalahan,” kata Septian.
Sementara itu, ketegangan memperebutkan gelar kampiun juga terasa di sektor KU 10. SDN Jatiwaringin 2 yang pada seri perdana hanya mampu meraih posisi runner-up, memiliki ambisi besar untuk menjejakkan kaki di podium tertinggi.
Mereka harus meladeni aksi-aksi impresif SDN Karang Anyar 03 Pagi sejak peluit awal dibunyikan. Mereka berupaya menekan pertahanan SDN Jatiwaringin 2, namun sejumlah serangan yang dibangun masih mampu diredam oleh lini belakang yang tampil disiplin.
SDN Jatiwaringin 2 bukan tanpa perlawanan. Pada menit ke-6, Earlyta Arsyfa melepaskan tembakan jarak jauh yang cukup mengancam. Namun, upaya tersebut masih dapat diamankan dengan baik oleh penjaga gawang SDN Karang Anyar 03 Pagi, Aqilla Farzana.
