Dalam video beredar, warga berkumpul di depan rumah pelaku berinisial A. Aparat kepolisian berupaya untuk membawanya ke Polsek Matraman.
Proses penangkapan berlangsung dramatis karena polisi harus menggunakan strategi agar pelaku tidak diamuk oleh massa.
Setelah proses pembujukan, akhirnya terduga pelaku teror pembakaran rumah berhasil diamankan ke Mapolsek Matraman.
Tetapi ada saja massa nekat sempat memukul pelaku yang pakai helm dan masker.
Kapolsek Matraman, AKP Suripno mengatakan, SatReskrim masih mendalami motif pelaku teror pembakaran.
“Kami proses hukum lebih lanjut, apa yang dia lakukan barang bukti sepeda motor dan alat yang digunakan untuk membakar,” ungkap Suripno.
Menurut dia, pelaku masih dimintai keterangan secara mendalam guna memgetahui motif dari aksi teror yang dilakukan.
Polisi melakukan penangkapan setelah melalui proses penyelidikan dan menemui orangtua dari pelaku A tersebut.
“Kami komunikasi dengan orangtuanya dan mereka mengakui itu adalah anaknya,” tegasnya.
Sementara, salah satu netizen di Instagram @oktaviadesy288 menuliskan di kolom komentar video viral bahwa pelaku jarang keluar rumah dan pendiam.
