Prabowo menekankan kesiapan Indonesia dalam sektor pangan menjadi faktor penting untuk menghadapi ketidakpastian global.
“Dan akhirnya sejarah, takdir, dan kenyataan membuktikan bahwa karena kita sudah lebih dulu aman soal pangan, krisis apapun di luar negara kita, kita relatif, relatif lebih aman, lebih siap menghadapi cobaan,” katanya.
Menurut dia, banyak negara mulai mencari pasokan pangan dari Indonesia, terutama beras.
“Sekarang banyak negara minta beli beras dari kita,” ujar Prabowo.
Ia menyebut sejumlah negara yang sebelumnya merasa lebih unggul kini mulai mendatangi Indonesia untuk memperoleh pasokan pangan. Kondisi itu diperburuk setelah beberapa negara produsen menghentikan ekspor komoditas strategis.
India, kata dia, telah menghentikan ekspor beras, jagung, dan gandum. Langkah serupa juga disebut dilakukan Bangladesh.
“India tutup. Disusul oleh Bangladesh, tutup,” katanya.
Meski demikian, Prabowo menegaskan Indonesia tetap membuka peluang ekspor beras kepada negara lain yang membutuhkan. Namun ia mengingatkan agar kepentingan petani dalam negeri tetap menjadi prioritas.
