“Ya, Kejuaraan Tinju Amatir Asia 2026 nanti menjadi salah satu ujian bagi Pangeran untuk bisa tetap berada di pelatnas elite. Karena, Pak Ketum PERBATI Ray Zulham Farras Nugraha lebih mengutamakan petinju terbaik yang dipersiapkan menuju Asian Games Nagoya 2026 maupun babak kualifikasi Olimpiade Los Angels 2028,” jelas Hengky Silatang.
Saat ini, kata Hengky, Pangeran sudah menjalani program latihan selama sebulan di bawah asuhan pelatih asal Thailand, Kamanit Nareerak. Pangeran yang semula memiliki berat badan 63 kg sudah mencapai berat ideal kelas 55kg.
“Saat masuk pelatnas Pangeran memiliki berat badan 63kg dan sekarang sudah 55kg sesuai dengan kelasnya. Performanya juga semakin bagus,” ujar Hengky Silatang, pemilik HS Boxing Camp.
“Kamanit Nareerak sangat disiplin dalam menjalankan program latihan. Petinju harus latihan sesuai dengan jam yang dtentukan. Dan, mereka yang menjalani sparring partner harus memiliki berat badan sesuai dengan kelasnya. Kalau melebihi dipaksamya menurunkan berat badannya saat itu juga sebelum naik ke ring,” ujar pelatih Husni Ray.
