Namun pertahanan Indonesia juga solid. Mathew Baker dan kawan-kawan bisa menjalankan skema bertahan yang dibangun Kurniawan dengan disiplin dan penuh kesadaran.
Pada menit ke-68 tercipta gol untuk Indonesia. Sayang, gol yang berawal dari lemparan ke dalam langsung ke gawang, disundul dan masuk itu dianulir oleh wasit.
Setelah terjadi gol, hakim garis mengangkat bendera. Wasit tengah pun menghampiri dan berdiskusi. Hasilnya, gol dibatalkan dengan isyarat ada handball.
Setelah itu peluang demi peluang diciptakan kedua tim. Kiper Indonesia U-17, Mike Rajasa bekerja keras mengamankan gawangnya dari kebobolan. Semua pemain berjuang keras.
China yang mengenakan seragam kuning-kuning terus menggempur pada 10 menit terakhir. Kelelahan fisik ingin dimanfaatkan dengan baik. Sejumlah pelanggaran pun tercipta.
Gol yang dinanti-nanti akhirnya tercipta menit ke-87. Berawal dari skema serangan balik, Keanu Sanjaya mencatatkan namanya di papan skor usai melewati adangan dua bek China.
Hingga waktu injury time lima menit habis, tak ada gol tambahan tercipta. Dengan kemenangan 1-0 ini Indonesia menjadi runner up Grup B, sebab dalam laga lainnya Jepang menang 3-1 atas Qatar. (bam)
