Pilar menambahkan, karya logo, maskot, hingga jingle merupakan hasil kreativitas putra daerah Tangsel yang lahir dari ajang “Ngelogo-in” tahun 2025.
“Ini murni karya anak bangsa, hasil kreativitas para seniman lokal Tangsel, bukan hasil instan,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif, mulai dari atlet, pelajar, komunitas olahraga, hingga organisasi kepemudaan dalam menyukseskan Porprov.
“Kolaborasi dan sinergi semua pihak menjadi kunci sukses penyelenggaraan,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyampaikan bahwa Porprov bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan atlet dan penguatan persatuan masyarakat.
“Porprov ini menjadi ruang pembinaan atlet sekaligus mempererat kebersamaan. Kami siap berkontribusi penuh demi kesuksesan ajang ini,” ujarnya.
Ia berharap, melalui Porprov VII Banten, akan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional dan internasional.
Ketua Umum KONI Banten, Agus Rasyid, turut mengapresiasi langkah cepat Tangsel dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah. Menurutnya, kesiapan sejak dini menjadi indikator penting keberhasilan penyelenggaraan.
