Proses penanganan kebakaran sempat terkendala karena titik api berada di dalam lorong sempit yang sulit dijangkau kendaraan pemadam.
Komandan Peleton 3 Damkarmat Kota Makassar, Andi Haris, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 11.58 WITA dan petugas segera diterjunkan ke lokasi.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 11.58 WITA dan api berhasil dipadamkan dalam waktu hampir satu jam,” ujarnya.
Menurutnya, sebanyak 16 armada pemadam diterjunkan untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Meski mengakibatkan kerusakan parah pada 10 rumah warga, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Rumah yang terdampak ada 10 unit dengan kategori rusak berat. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” katanya.
Sementara itu, Lurah Mangasa, M. Nurdyansyah, menyebut dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan sumber api di rumah dalam kondisi aman guna menghindari kejadian serupa.

