Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Ani Nigeriawati menjelaskan bahwa INSIGHT Scholarship dapat menjadi instrumen strategis untuk memperkenalkan keunggulan studi Islam di Indonesia kepada masyarakat internasional. Program ini juga menjadi sarana memperkenalkan praktik moderasi beragama dan Islam moderat Indonesia kepada dunia.
“Praktik moderasi beragama dan Islam moderat Indonesia merupakan aset yang sangat berharga untuk diperkenalkan kepada negara-negara mitra. Kami berharap para mahasiswa asing yang belajar Islamic Studies di Indonesia dapat kembali ke negara asalnya dengan membawa perspektif Islam Indonesia yang moderat, inklusif, dan rahmatan lil alamin,” ungkap Ani.
Ani menambahkan, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat studi Islam dunia. Karena itu, PTKIN perlu terus memperkuat keunggulan akademik, riset, dan jejaring internasional agar semakin menarik bagi mahasiswa dari berbagai negara.
“Tidak tertutup kemungkinan mahasiswa dari Eropa, Amerika, Singapura, dan negara-negara lain tertarik mempelajari studi Islam di Indonesia. Dengan perkembangan kajian Islam yang semakin maju, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat studi Islam dunia,” tuturnya. (ahmad)
