Set kelima berlangsung sangat ketat. Kedua tim bergantian memimpin perolehan angka dan terus menempel hingga poin-poin akhir. Namun, Vietnam tampil lebih tenang pada momen krusial dan akhirnya mengamankan kemenangan 15-13 sekaligus menutup pertandingan dengan skor 3-2.
Manajer tim Indonesia, Luciana Taroreh, menilai penampilan anak asuhnya menunjukkan perkembangan signifikan dibanding laga sebelumnya.
“Timnas come back to their performance. Timnas voli putri Indonesia menunjukkan semangat juang yang luar biasa,” kata Luciana.
Mantan bintang voli Indonesia era 1980-an itu menambahkan bahwa pengalaman dan ketenangan Vietnam menjadi faktor pembeda dalam duel sengit tersebut.
“Vietnam lebih tenang pada momen-momen krusial. Itu menjadi bukti mental juara mereka yang mampu keluar dari tekanan dalam pertandingan yang sangat ketat,” lanjutnya.
Penampilan melawan Vietnam menjadi sinyal positif bagi Indonesia setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Kazakstan. Pada pertandingan yang berlangsung di tempat yang sama, Minggu (7/6/2026), Indonesia takluk tiga set langsung dengan skor 19-25, 19-25, dan 19-25.
