“Kami berharap kerja sama ini akan terus berkembang pada tahun-tahun mendatang, berdasarkan prinsip kesetaraan, saling menghormati, dan saling menguntungkan,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala PSDMBP Agung Pribadi menyampaikan bahwa potensi sumber daya mineral dan keragaman geologi Indonesia memiliki peran strategis dalam rantai pasok global mineral kritis. Karena itu, kerja sama ilmiah, penyelidikan geokimia yang maju, serta penilaian sumber daya mineral yang terintegrasi menjadi semakin penting untuk mendukung pengembangan mineral yang berkelanjutan.
Agung menilai pertukaran pengetahuan, informasi, dan pengalaman di bidang pemetaan geokimia serta pengolahan data sangat diperlukan untuk memperkuat kapasitas ilmiah kedua institusi.
“Kami berharap kerja sama ini dapat mendorong pertukaran pengetahuan ilmiah, teknologi, dan praktik terbaik yang bermanfaat bagi kedua institusi. Hal ini juga menjadi penting mengingat pengalaman dan keahlian China Geological Survey, khususnya Chengdu Center, dalam investigasi geologi, pemetaan geokimia, dan evaluasi sumber daya mineral,” ujarnya.
