Tidak hanya memperoleh akses permodalan, Niken pun mendapatkan fasilitas pendampingan, di mana ia diberikan pemahaman baru oleh PNM tentang cara mengelola usaha, mulai dari mengatur kebutuhan stok, menjaga perputaran modal, hingga melihat peluang dari kebiasaan belanja warga sekitar.
Sejak saat itu, warungnya mulai menunjukkan perkembangan. Pelanggan yang datang semakin sering, dan warungnya pun mulai menjadi pilihan utama di lingkungan tempat tinggalnya untuk membeli beras, minyak, hingga keperluan rumah tangga lainnya.
“Perjalanan membangun sebuah warung sembako saya ini sangat panjang. Namun karena dukungan petugas dari BRI Group, saya yakin saya bisa mengembangkan usaha demi memperbaiki ekonomi keluarga,” ujar Niken.
Ia menambahkan, penghasilan yang lebih stabil membuatnya lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga. Ia juga bisa lebih fokus memastikan anak-anaknya tetap bersekolah tanpa harus khawatir seperti sebelumnya.
Warung yang dulu sederhana kini bukan hanya tempat berjualan, tetapi menjadi simbol perjuangan dan harapan bagi keluarganya. Dari ruang kecil di depan rumah, Niken membuktikan bahwa usaha yang dijalankan dengan konsisten, meski dimulai dari hal sederhana, dapat tumbuh dan membawa perubahan. Ke depan, ia berharap usahanya dapat terus berkembang. Bukan hanya untuk meningkatkan penghasilan, tetapi juga untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anaknya.
