IPOL.ID- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggandeng PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melakukan langkah guna mendukung fase pascabencana dengan melakukan langkah-langkah memulihkan perekonomian warga terdampak bencana hidrometeorologi basah.
Seperti halnya terputusnya mata pencaharian warga Kabupaten Agam pasca dilanda bencana hidrometeorologi basah pada November 2025 lalu.
Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor pembiayaan, kolaborasi PNM dan BNPB bakal membantu masyarakat terdampak dalam mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana agar roda usaha kembali berputar, lebih kuat dari sebelumnya.
Pemulihan ekonomi adalah kunci agar masyarakat tidak hanya bertahan dari terpaan bencana, tetapi berhasil kembali berdaya dan mandiri.
Hal ini diungkap dalam sosialisasi yang dilakukan pada Sabtu (20/6/2026) di Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Pertemuan dihadiri oleh Ketua Unsur Pengarah I BNPB Brigjen Pol (Purn) Ary Laksmana Widjaja, Komisaris Utama PT PNM beserta jajaran, Forkopimda Kabupaten Agam dan para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah lokal yang terdampak bencana.

