Melalui kolaborasi yang terjalin antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri dalam POCE 2026, diharapkan dapat tercipta sumber daya manusia yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan nasional,” pungkasnya.
Salah satu momen penting dalam seremoni pembukaan POCE 2026 adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama antara Hai Sawit Indonesia dengan sejumlah perguruan tinggi dan institusi pendidikan tinggi. Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi pengembangan SDM perkebunan melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, magang industri, riset terapan, serta peningkatan akses karier bagi mahasiswa dan lulusan.
Kerja sama tersebut diharapkan mampu memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri kelapa sawit yang terus berkembang, sehingga menghasilkan talenta-talenta unggul yang siap berkontribusi bagi kemajuan sektor perkebunan nasional.
POCE 2026 diikuti oleh berbagai perusahaan perkebunan, lembaga pendidikan, asosiasi, dan mitra industri yang membuka kesempatan karier bagi para peserta.
