IRGC memperingatkan kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz akan menghadapi risiko keamanan. Namun militer AS membantah jalur pelayaran tersebut terganggu.
Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan sebanyak 55 kapal dagang tetap melintasi Selat Hormuz dengan membawa lebih dari 17 juta barel minyak menuju pasar global. CENTCOM menegaskan pasukan AS akan memastikan lalu lintas komersial tetap berjalan normal di jalur strategis tersebut.
Presiden AS Donald Trump juga menyatakan tidak akan ada biaya tambahan bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz selama masa gencatan senjata berlangsung. Namun ia membuka kemungkinan pemberlakuan tarif jika proses perdamaian gagal mencapai kesepakatan.
Sementara itu, Iran menegaskan fokus utama mereka dalam perundingan kali ini adalah mendorong implementasi poin-poin yang telah disepakati dalam memorandum kesepahaman antara kedua negara.
Menurut pejabat Iran, isu yang akan dibahas mencakup penghentian pertempuran di Lebanon, pencabutan blokade maritim AS, pembukaan kembali Selat Hormuz, pelepasan aset Iran yang dibekukan, serta pelonggaran sanksi terhadap sektor minyak dan petrokimia Iran.

