Pemerintah menegaskan kebutuhan tenaga manajer untuk mengelola Koperasi Merah Putih menjadi alasan pelatihan tidak dihentikan.
Karena itu, proses pendidikan tetap dilaksanakan sembari dilakukan penyempurnaan terhadap mekanisme pelaksanaannya.
“Jadi, tapi secara umum tentu karena proses ini sudah berlangsung dan memang tenaga manajer untuk Koperasi Merah Putih juga harus segera bekerja, sehingga pelatihan tetap jalan terus, tetapi masukan dari berbagai pihak tentu diperhatikan,” katanya.
Juri menjelaskan, pembekalan yang diberikan kepada peserta tidak hanya berfokus pada kemampuan mengelola koperasi. Mereka juga mendapatkan pelatihan untuk memperkuat mental, karakter, dan pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan sebagai bekal saat menjalankan tugas di lapangan.
“Jadi, latihan-latihan yang sifatnya pembekalan pada mental ideologi itu yang juga diberikan kepada mereka. Jadi semuanya tetap berjalan tetapi diperbaiki, dievaluasi supaya lebih baik,” jelasnya.
Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto disebut mengikuti perkembangan kasus meninggalnya lima peserta SPPI tersebut. Pemerintah berharap berbagai langkah perbaikan yang disiapkan panitia mampu mencegah terulangnya kejadian serupa.

