Saat mencapai championship point, reli sengit sempat terjadi sebelum kubu lawan mengajukan challenge. Namun keputusan tetap tidak berubah dan memastikan Alwi mengunci kemenangan 21-13.
Gelar ini menjadi pencapaian besar bagi Alwi Farhan sekaligus menegaskan kapasitasnya sebagai salah satu andalan baru tunggal putra Indonesia di level internasional.
“Rasanya sangat-sangat amat senang dan bahagia karena beberapa bulan kemarin saya memang sangat amat terpukul dengan kejadian di Piala Thomas. Tapi alhamdulillah saya terima kasih buat semua yang sudah mengkritik, sudah mendukung dan tetap mendukung dan mendoakan,” ujar Alwi.
“Memang ini perjalanan yang harus saya temukan, nggak mudah dan cukup banyak rintangannya tapi saya pastikan diri saya tidak akan pernah menyerah dan akan selalu berusaha untuk menjadi lebih baik bagi setiap orang” tambahnya.
“Saya bersyukur bisa meraih gelar Super 500 kedua tapi perjalanan sesungguhnya adalah perjalanan berikutnya. Saya mau berterima kasih kepada orang tua, keluarga, pelatih saya dan tim pendukung semua yang berada di PBSI. Gelar ini saya persembahkan untuk Indonesia, bulutangkis Indonesia pastinya. Karena belakangan ini memang yang kita tahu, kita tengah menghadapi situasi yang amat berat dan saya harap bulutangkis Indonesia bisa segera membaik,” paparnya. (bam)
