“Diimbau, radioterapi baru dapat dilakukan setelah luka operasi sembuh sepenuhnya, sehingga membutuhkan waktu beberapa minggu,” jelasnya.
● Kemoterapi
Kemoterapi menggunakan obat-obatan antikanker (sitotoksik) untuk menghancurkan sel-sel tumor otak. Obat-obatan ini bersirkulasi di seluruh tubuh melalui aliran darah.
Kemudian pasien akan menjalani kemoterapi setelah operasi atau jika tumor otak muncul kembali. Obat kemoterapi yang kerap dikonsumsi penderita tumor otak adalah temozolomide dan kombinasi obat disebut prokarbazin, lomustin, dan vinkristin (PCV).
Menangani tumor otak dengan beberapa obat kemoterapi bisa sulit karena adanya sawar darah otak. Ini adalah penyaring alami antara darah dan otak melindungi otak dari zat-zat berbahaya. (Joesvicar Iqbal)

