“Proses verifikasi yang dilakukan secara berkualitas akan melahirkan peserta pemilu yang berkualitas pula, sehingga mampu memperkuat fondasi demokrasi,” katanya, Minggu (14/6/2026).
Koordinator Divisi Teknis Penyelenggara KPU Kota Jakarta Selatan, Fachmi Hidayat, memaparkan mekanisme pemutakhiran data, pemanfaatan fitur-fitur Sipol, serta pentingnya menjaga validitas data partai politik sebagai bagian dari upaya memperkuat demokrasi.
“Pemahaman yang baik terhadap sistem tersebut diharapkan dapat meminimalkan kendala saat tahapan verifikasi dilakukan oleh jajaran KPU Kota Jakarta Selatan pada masa mendatang,”ujarnya.
Melalui kegiatan ini, KPU Kota Jakarta Selatan tidak hanya membangun kesiapan teknis menjelang Pemilu 2029, tetapi juga memperkuat kolaborasi dengan partai politik. “Di tengah dinamika persiapan pemilu yang mulai bergerak, data yang akurat dan mutakhir menjadi salah satu kunci untuk memastikan proses demokrasi berjalan lebih tertib, kredibel, dan berkualitas,” katanya.
Ketua KPU Kota Jakarta Selatan, Muhammad Taqiyuddin mengatakan, sosialisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman sekaligus membangun sinergi antara KPU dan partai politik dalam melakukan pemutakhiran data kepengurusan serta keanggotaan partai secara berkelanjutan melalui Sipol.
