Ia menambahkan, kemenangan pada pertandingan pertama akan sangat penting sebagai modal untuk menghadapi laga-laga berikutnya dalam seri final. Dengan format best-of-five, setiap pertandingan memiliki arti besar dalam menentukan arah persaingan menuju gelar juara.
Lebih lanjut, Singleton meminta para pemainnya tidak terbebani tekanan yang muncul menjelang laga puncak. Menurutnya, tekanan merupakan bagian dari kompetisi dan harus diterima sebagai motivasi untuk tampil lebih baik.
“Tekanan adalah bagian dari olahraga. Jika ingin menjadi juara, maka kami harus siap menghadapi tekanan tersebut. Yang terpenting adalah bagaimana kami meresponsnya secara positif,” ujarnya.
Pelatih berpengalaman itu juga menegaskan bahwa Pelita Jaya memiliki target besar untuk menuntaskan pekerjaan yang telah dibangun sejak awal musim. Setelah gagal memenuhi ekspektasi pada musim lalu, para pemain kini memiliki motivasi berlipat untuk membawa tim meraih gelar juara IBL 2026.
Semangat untuk menebus kegagalan musim sebelumnya menjadi salah satu faktor yang membuat Pelita Jaya tampil lebih lapar dan fokus sepanjang kompetisi. Singleton melihat tekad kuat tersebut sebagai modal penting menghadapi tantangan dari Bogor Hornbills yang tengah berada dalam performa terbaiknya.

