Evakuasi korban melibatkan tim dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya. Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan petugas harus membuka akses kendaraan yang dalam kondisi terkunci menggunakan peralatan Vehicle Accident Rescue (VAR).
Setelah berkoordinasi dengan petugas keamanan bandara dan unsur terkait lainnya, tim gabungan berhasil membuka pintu kendaraan melalui kaca bagian belakang. Korban kemudian ditemukan berada di kursi penumpang depan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
“Jenazah selanjutnya dievakuasi dan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses identifikasi serta pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Nanang.
Usai evakuasi, Tim Identifikasi Forensik (Inafis) Polda Jawa Timur bersama jajaran Polsek Sedati melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang bukti dan petunjuk di lokasi turut diamankan guna mendukung penyelidikan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan yang ditumpangi korban diketahui telah berada di area parkir Terminal 1 sejak Sabtu (20/6/2026). Keberadaan mobil tersebut mulai menarik perhatian setelah tercium aroma tidak sedap dan terlihat adanya cairan yang keluar dari dalam kendaraan.

