Qodari menyebut pembentukan Danantara sebagai salah satu langkah untuk memperkuat pengelolaan aset dan kekayaan negara.
“Kalau soal kebocoran, Presiden berada di garis depan dalam upaya memberantas kebocoran anggaran. Karena itu, dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, menjadi penting,” ujarnya.
Meski demikian, Qodari menilai penyampaian aspirasi mahasiswa tetap merupakan bagian yang wajar dalam sistem demokrasi. Pemerintah, kata dia, terbuka menerima kritik, masukan, dan saran dari masyarakat sebagai bagian dari proses demokrasi yang sehat.
Ia menegaskan, kebijakan efisiensi APBN dilakukan untuk memastikan anggaran negara digunakan secara lebih efektif sekaligus mendukung program-program prioritas yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.(bam)
