Pramono menjelaskan bahwa selama perayaan HUT Jakarta, pemerintah membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati berbagai fasilitas publik, mulai dari tempat wisata, museum, hingga gelanggang olahraga (GOR), tanpa membatasi asal daerah pengunjung.
Ia menilai kemudahan transportasi dengan tarif Rp1 menjadi salah satu faktor utama yang mendorong banyak wisatawan dari luar Jakarta datang berlibur, terutama bertepatan dengan masa libur sekolah.
“Pengunjung Ragunan kemarin banyak berasal dari luar kota. Mereka memanfaatkan tarif transportasi yang hanya Rp1, sementara tiket masuk Ragunan maupun Ancol digratiskan. Karena itu, seluruh rekor kunjungan berhasil terpecahkan,” katanya.
Melihat antusiasme masyarakat yang tinggi, Pramono menyatakan Pemprov DKI akan mempertimbangkan kebijakan serupa untuk menyambut peringatan lima abad Jakarta. Menurutnya, program tersebut dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan, khususnya keluarga yang ingin mengisi libur sekolah di ibu kota.(Vinolla)

