dr. Muhammad Fiarry Fikaris, M.Sc., ANGELS Consultant Wilayah Jawa Tengah, DIY, dan Bekasi, mengatakan, “Dalam penanganan stroke, waktu sangat menentukan. Pasien perlu mendapatkan penanganan di rumah sakit yang memiliki kesiapan layanan stroke agar terapi dapat diberikan secara tepat dan cepat.
Di Bekasi, hanya lima rumah sakit yang berstatus stroke-ready hospital, dan tiga di antaranya adalah Primaya Hospital. Ditambah dengan pencapaian Primaya Hospital Depok, hal ini menunjukkan komitmen kuat Primaya Hospital dalam membangun layanan stroke yang terintegrasi. Saya optimistis semakin banyak rumah sakit di bawah naungan Primaya Hospital Group yang akan meraih pengakuan serupa di masa mendatang,” jelas dr. Fiarry.
dr. Fakhrunnisa, Sp.N., FNK., AIFO-K, dokter spesialis neurologi dari Primaya Hospital Bekasi Barat yang turut memberikan pemaparan dalam acara tersebut mengatakan, “Salah satu tantangan yang masih sering kami temui adalah pasien yang menunda datang ke rumah sakit karena berbagai alasan, termasuk menunggu anggota keluarga. Padahal, pada stroke setiap menit sangat berarti. Kami juga melihat tren pasien yang semakin muda, bahkan ada yang berusia 37 tahun. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengenali gejala stroke dan segera mendapatkan pertolongan medis.”

