“Nazar ini menjadi bentuk rasa syukur saya kepada Allah SWT atas berkah kesehatan dan kesempatan yang diberikan untuk menunaikan ibadah haji. Selain itu, berjalan kaki ini saya gunakan sebagai sarana untuk terus berzikir serta menjaga kebugaran fisik,” ujar Haji Mustofa.
Meski menempuh perjalanan puluhan kilometer, Haji Mustofa tidak berjalan seorang diri. Keluarganya memberikan pendampingan dan pengawalan selama perjalanan demi memastikan keselamatannya.
Adik kandungnya turut berjalan mendampingi, sementara putranya, Achmad Mustofa, mengawal menggunakan sepeda motor dari depan dan belakang untuk memastikan jalur yang dilalui tetap aman.
“Saya terus mengawasi bapak selama perjalanan. Saya bergerak menggunakan sepeda motor di depan dan belakang bapak untuk memastikan keselamatan beliau selama menempuh perjalanan puluhan kilometer ini,” kata Achmad.
Selama perjalanan, Haji Mustofa tetap mengenakan caping bertuliskan doa dalam huruf Arab yang telah menjadi ciri khasnya sejak keberangkatan hingga kepulangannya dari Tanah Suci.
