“Ya jangan dibakar. Bagaimanapun itu adalah cobaan hidup. Banyak orang tua yang mengalami hal seperti itu, tapi harus bijak menyikapinya. Anak justru perlu dirangkul karena sedang menghadapi masalah dan beban mental. Malu dan kecewa pasti ada, tetapi jangan sampai seperti itu. Kurang setuju caranya, malah menyebarkan aib keluarga sendiri,” tulis salah satu warganet.
Warganet lainnya mengingatkan agar orang tua tetap bersabar dalam menghadapi ujian keluarga.
“Marah boleh pak, tapi jangan sampai seperti itu. Qadarullah sudah tertulis, harus diyakini,” tulis akun lainnya.
Tak sedikit pula yang menyoroti pentingnya ijazah sebagai bekal masa depan.
“Setidaknya ijazah bisa membantu ketika dibutuhkan, saat dia ingin melamar pekerjaan demi menghidupi anaknya setelah berumah tangga,” komentar seorang pengguna media sosial.
Komentar lain menyebut bahwa kekecewaan orang tua memang dapat dipahami, namun dokumen pendidikan seharusnya tetap dijaga karena bisa menjadi penentu masa depan anak.
Hingga kini, video tersebut masih ramai diperbincangkan dan menuai perdebatan di kalangan masyarakat mengenai cara terbaik menyikapi persoalan keluarga serta masa depan pendidikan anak.(Vinolla)

