Kapolsek Peterongan AKP Solihin Budi Santoso mengatakan pembongkaran makam dilakukan untuk melengkapi proses penyidikan dugaan penganiayaan yang berkaitan dengan kematian korban.
“Hari ini dilakukan pembongkaran makam atas nama Khoiriah. Kegiatan ini untuk melengkapi proses penyidikan dugaan penganiayaan dengan lokasi kejadian di wilayah Jogoroto,” kata Solihin, Senin (15/6/2026).
Sebelumnya, korban sempat disebut meninggal akibat terjatuh di kamar mandi kos tempat tinggalnya. Namun, sejumlah fakta dan kesaksian warga memunculkan dugaan kuat bahwa korban meninggal akibat tindak kekerasan.
Seorang tetangga kos berinisial N mengaku menyaksikan korban dipukuli oleh kakak perempuannya pada Jumat pagi. Menurutnya, peristiwa itu dipicu persoalan sepele setelah korban diduga menghabiskan bumbu pecel milik sang kakak.
“Katanya karena bumbu pecel dimakan habis oleh adiknya. Lalu disuruh mencari, kemudian adiknya dipukuli,” ujar N.
N mengaku sempat beberapa kali menegur pelaku agar menghentikan aksinya. Bahkan ia memperingatkan bahwa tindakan tersebut bisa membuat korban terluka parah hingga meninggal dunia.
