Vozinha juga melakukan penyelamatan spektakuler untuk menepis sundulan Aymeric Laporte tepat menjelang turun minum.
Aksi Vozinha tak berhenti sampai di situ. Dia juga berhasil menepis tembakan Pedri dan menggagalkan tembakan jarak dekat Ferran Torres.
Berkat aksi gemilangnya itu, Vozinha didapuk sebagai man of the match. Sofascore memberikan rating 9,7 atas penampilan Vozinha.
Laga kontra Spanyol merupakan debut Cape Verde di Piala Dunia. Debut itu berakhir manis dengan raihan satu poin dan catatan nirbobol kontra tim besar seperti Spanyol.
Cape Verde berhasil mematahkan prediksi sebagian besar orang yang menilai mereka akan jadi lumbung gol Spanyol.
Vozinha lahir di Mindelo, kota pelabuha di bagian utara pulau Sao Vicente, Tanjung Verde, pada 3 Juni 1986 (40 tahun).
Menurut catatan transfermarkt, Vozinha mengawali kariernya di Batuque, lalu pindah ke CS Mindelense, Progresso, Zimbru Chinisau, Gil Vicente, AEL Limassol, AS Trencin, dan Chaves.
Saat di AS Trencin, Vozinha satu tim dengan winger Persija Jakarta dan Timnas Indonesia, Witan Sulaeman. Keduanya bermain bersama pada musim 2022/2023, sebelum Witan memutuskan bergabung dengan Persija pada Januari 2023.

