Menurutnya, kegiatan pengobatan gratis memiliki makna penting karena membuka akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat sekaligus mendukung deteksi dini berbagai penyakit. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wujud kepedulian sosial pemerintah kepada masyarakat.
“Kita tahu bahwa kesehatan ini adalah fondasi yang menentukan berhasilnya sebuah pembangunan di pemerintahan, baik itu provinsi maupun daerah (kabupaten/kota),” katanya.

Wiyagus juga menyampaikan apresiasi kepada tenaga medis, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia turut mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang memanfaatkan layanan pengobatan gratis dan para pendonor darah yang berpartisipasi.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya donor darah sebagai bentuk kontribusi kemanusiaan yang memberikan manfaat besar bagi sesama. Menurutnya, ketersediaan stok darah di rumah sakit salah satunya didukung oleh partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah.
“Kita tahu bahwa setetes darah itu sangat berarti bagi nyawa seseorang,” jelasnya. (sol)

