CNN melaporkan, Caine menyampaikan kepada Trump bahwa militer AS sebenarnya sanggup menjalankan opsi serangan yang tersedia, namun ia tetap memberi peringatan keras soal dampak yang bisa ditimbulkan.
Axios bahkan melaporkan Pentagon sempat mengajukan rencana serangan malam ke-14 kepada Trump. Sang presiden menolak memberi lampu hijau dan lebih memilih mendorong jalur perundingan.
Perang yang sebelumnya diprediksi Trump hanya berlangsung empat sampai lima minggu ini kini justru membebani elektabilitas Partai Republik menjelang pemilihan paruh waktu AS pada November 2026.
Meski menghentikan sementara operasi militer, Trump menegaskan opsi penggunaan kekuatan bersenjata belum dicoret. Ia mengaku komunikasi dengan Teheran masih berlangsung.
“Kami sedang berbicara dengan mereka sekarang. Saya pikir mereka semakin serius,” kata Trump Jumat.
Trump menyebut Teheran kini berada dalam dua pilihan, yakni menyepakati perjanjian atau menghadapi serangan pada skala yang jauh lebih besar.
“Iran menghadapi pilihan antara kesepakatan dan serangan pada tingkat yang jauh lebih tinggi,” kata Trump.
